
RTH Kota Bekasi, Antara Kepentingan Lingkungan dan Kepastian Hukum
Pemuda ICMI Kota Bekasi memandang bahwa persoalan RTH tidak cukup disikapi dengan pendekatan normatif semata, melainkan perlu ditempatkan
Cendekiawan muda aktif di bidang riset kebijakan publik dan kepemudaan Islam di Kota Bekasi.
Total 36 publikasi tulisan

Pemuda ICMI Kota Bekasi memandang bahwa persoalan RTH tidak cukup disikapi dengan pendekatan normatif semata, melainkan perlu ditempatkan

Kota Bekasi, dengan karakter sosial, ekonomi yang heterogen, menghadapi tantangan khas perkotaan: ketimpangan pendapatan, perubahan pola konsumsi

Pemuda ICMI mengkhawatirkan bahwa jika Pilkada tertutup diberlakukan tanpa transparansi, masyarakat akan menjadi semakin apatis dan tidak peduli

Inti dari demokrasi sejati bukanlah sekadar pemilihan, tetapi kepercayaan. Kepercayaan rakyat bahwa suaranya berarti dan akan diperhitungkan

Kita pernah ada di sana. Kita pernah menyerahkan pilihan kepala daerah ke DPRD. Kita juga pernah bertepuk tangan ketika Pilkada langsung lahir,

Sebagai warga Kota Bekasi, kita sebenarnya tidak muluk-muluk. Kita tidak butuh stasiun berlapis emas. Kita hanya ingin integrasi yang manusiawi.


Penguatan identitas budaya dan kesadaran lingkungan menjadi fokus utama dalam audiensi strategis antara Pengurus Daerah Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kota Bekasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi pada Selasa, 16 Des

Diskusi menghadirkan Robbi Hermawan dari Indonesia Offroad Federation (IOF), Febri selaku perwakilan Laz GIS, serta Irfan, Ketua Yayasan GIS